Living In Perfect Harmony.

Sabtu, 15 Januari 2011

Amalia Nauvali dan Reviana Yosita.

Sepertinya baru akan menginjak sebulan aku mengenalmu. Berawal dari melarikan diri akan masalah pada Desember itu, aku menjadi begini dekat denganmu.
Berawal dari sepele, menjadi dalam.
Mungkin aku berlebihan menganggapmu. Namun suatu keajaiban dapat bertemu dengan kalian berdua.
Menjadikan aku lebih mengerti makna, dan tertawa. Mungkin aku memang naif. Tapi beginilah sebuah warna itu..
Aku tak menyalahkan kedatanganmu (atau lebih tepatnya aku yang datang). Karena aku merasa hidup.
Sayang, kita terlambat bertemu..
Coba bayangkan jika aku bertemu denganmu lebih awal, hidupku tak akan sesemrawut ini dari dulu.
Hidupku akan lebih terkontrol, dan belajar menganggap biasa saja hal yang tak biasa dan membuat sakit dalam hidup. Kau seperti perban dalam luka. Bukan seperti garam dalam luka, sayang..
Jangan pergi.
Aku sudah cukup lelah mencari sosok itu.
Tinggallah disini bersama ku, selama mungkin kau bisa.
Terimakasih..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar